Nyaneut Festival adalah salah satu tradisi minum teh khas Garut yang diselenggarakan setahun sekali di bulan oktober dan berlokasi di Lapangan Situgede, Cigedug, Kab. Garut.
Saya bersama tim videografi SMA Negeri 1 Garut yang bekerjasama dengan Dasep Badrusalam selaku founder dari Nyaneut Festival bermaksud untuk mengabadikan momen festival kebudayaan ini dalam bentuk dokumenter. Karya dokumenter ini kami ikut sertakan dalam perlombaan ATIKAN TIKOMDIK Provinsi Jawa Barat dan meraih juara 2 sebagai karya dokumenter.
Acara Nyaneut Festival sangat bernuansa tradisional, pagelaran acara yang dibawakan khas Sunda dan penampilan berbagai kesenian daerah turut menciptakan emosi pengunjung bahwa festival ini semata-mata untuk melestarikan berbagai budaya Sunda yang lambat laun memudar.
Nyaneut Festival 2018 sejatinya terbuka untuk umum dan tentunya sajian teh khas Garut yakni teh kejek yang disajikan gratis bagi pengunjung. Acara ini dihadiri oleh bupati Garut, Rudy Gunawan, Anggota DPR Komisi Pendidikan dan beberapa pejabat daerah lainnya. Hal ini tentu saja mengindikasikan bahwa Nyaneut Festival mendapatkan dukungan.
Saya dan tim sangat bangga akan festival yang mengangkat aspek budaya dan mampu menarik euforia masyarakat. Bagi saya, Nyaneut Festival memiliki prospektus yang belum terungkap dan memiliki potensi yang bagus.



